- Ahmad Aditya 201701500113
- Muhammad Nur Cholish 201701500155
- Nurul Hidayati 201701500208
- Vinsensia Anindita 201701500171
Dosen Pengampu : Veno, M. Pd
Prodi : Bimbingan dan Konseling
Program : Strata 1
Universitas Indraprasta PGRI
Tugas mata kuliah : Teknologi Informasi Bimbingan dan Konseling Oleh : Kelompok 9
Followers
Wednesday, December 11, 2019
Tuesday, December 10, 2019
Mulai Mengenalinya
Kami ingin mempersembahkan artikel ini kepada
mereka yang masih mencari apa itu karir dan bagaimana cara memilih karir dengan
baik.
Selamat menempuh perjalanan terjauh dalam hidup.😙
Berbicara soal karir, ada
banyak masukan dan saran yang bisa dipertimbangkan demi kebutuhan dan kebaikan
karir diri sendiri. Dari sekian banyak saran dan masukan, semuanya tentu
bisa dijadikan pertimbangan untuk diaplikasikan.
Donald E. Super menyatakan
bahwa pemilihan karir dapat juga diartikan sebagai kematangan bekerja dan
konsep diri (self-concept) merupakan dua proses perkembangan yang berhubungan
dan merupakan tulang punggung dari teori yang dikemukakannya (Donald E. Super
(dalam Sukardi, 1987:65).
Berdasarkan beberapa
teori dari tokoh-tokoh diatas maka, dapat disimpulkan bahwa penentuan arah
pilihan karir berasal dari sikap atau perilaku dari individu itu sendiri,
selain itu individu mampu menentukan arah dan tujuan dalam kehidupan agar
menjadi individu yang lebih baik dalam melaksanakan suatu pekerjaan
Selamat menempuh perjalanan terjauh dalam hidup.😙
Pada usia SMA,seseorang seharusnya telah mengambil keputusan karir. Untuk
dapat memilih dan merencanakan karir secara tepat,dibutuhkan kematangan
karir.Kematangan karir meliputi pengetahuan akan diri, pengetahuan tentang
pekerjaan ,kemampuan memilih suatu pekerjaan dan kemampuan untuk merencanakan
langkah langkah menuju karir yang diharapkan (Crite 1978). Pilihan karir dan
langkh langkah pendidikan dan pelatihan yang tepat akan mengantar seseorang menjadi
individu yang mempunyai daya saing dalam bursa kerja. Sebaliknya,rendahnya
kematangan karir dapat menyebabkan kesalahan dalam mengambil keputusan karir
,termasuk kesalhan dalam menentukan pendiikan lanjutan.
Peserta didik akan selalu dihadapkan dengan
sejumlah alternatif, baik yang berhubungan kehidupan pribadi, sosial, belajar
maupun kariernya. Mereka sering mengalami kesulitan untuk mengambil keputusan
dalam menentukan alternatif mana yang harus dipilih. Salah satunya adalah
kesulitan dalam memahami diri yang berkaitan dengan karirnya dan pengambilan
keputusan yang berhubungan dengan rencana-rencana karier yang akan dipilih
untuk masa depannya.Kesulitan-kesulitan
untuk mengambil keputusan karier dapat dihindari ketika siswa memiliki sejumlah
informasi yang memadai tentang hal-hal yang berhubungan dengan dunia kariernya.Karena itu mereka perlu mendapatkan layanan
informassi karir, bimbingan dan pendampingan secara penuh supaya memperoleh
pemahaman yang memadai tentang berbagai kondisi dan
karakteristik dirinya, baik tentang bakat, minat, cita-cita, berbagai kekuatan
serta kelemahan yang ada dalam dirinya dan tidak salah dalam menentukan karir
yang dipilihnya.
Karir
merupakan kebutuhan yang harus terus ditumbuhkan dalam diri seseorang tenaga
kerja, sehingga mampu mendorong kemauan kerjanya. Pengembangan karir harus
dilakukan melalui penumbuhan kebutuhan karir tenaga kerja, menciptakan kondisi
dan kesempatan pengembangan karir serta melakukan penyesuaian antara keduanya
melalui berbagai mutasi personal (Bambang Wahyudi, 161).
Secara
umum dapat dikatakan bahwa suatu karir akan berisi kenaikan tingkat dari
tanggungjawab, kekuasaan dan pendapatan seseorang (Bambang Wahyudi, 162).
Pandangan yang lebih luas daripada karir adalah sebagai suatu rangkaian atas
sikap dan prilaku yang berkaitan dengan aktifitas pekerjaan dan pengalaman
sepanjang kehidupan seseorang (individually perceived sequence of attitudes and
behaviors associated with work-related activities and experiences over the span
of a person’s life, Bernardin, 194). Senada dengan itu Malthis menyatakan bahwa
karir adalah rangkaian posisi yang berkaitan dengan kerja yang ditempati
seseorang sepanjang hidupnya (hal.342). Konsep baru tentang karir adalah
protean career yaitu karir yang senantiasa berubah seiring berubahnya minat,
kemampuan, nilai dan lingkungna kerja seseorang (Noe, 378).
Menurut
Gibson dkk. (1995: 305) karir adalah rangkaian sikap dan perilaku yang
berkaitan dengan pengalaman dan aktivitas kerja selama rentang waktu kehidupan
seseorang dan rangkaian aktivitas kerja yang terus berkelanjutan. Dengan
demikian karir seorang individu melibatkan rangkaian pilihan dari berbagai
macam kesempatan. Jika ditinjau dari sudut pandang organisasi, karir melibatkan
proses dimana organisasi memperbaharui dirinya sendiri untuk menuju efektivitas
karir yang merupakan batas dimana rangkaiandari sikap karir dan perilaku dapat
memuaskan seorang individu.
Menurut
Greenhaus (1987: 5) yang dikutip oleh Irianto (2001: 93) terdapat dua
pendekatan untuk memahami makna karir, yaitu : pendekatan pertama memandang
karir sebagai pemilikan (a property) dan/atau dari occupation atau organisasi.
Pendekatan ini memandang bahwa karir sebagai jalur mobilitas di dalam
organisasi yang tunggal seperti jalur karir di dalam fungsi marketing, yaitu
menjadi sales representative, manajer produk, manajer marketing distrik,
manajer marketing regional, dan wakil presiden divisional marketing dengan
berbagai macam tugas dan fungsi pada setiap jabatan.
Menurut Anne Roe Menurut Anne Roe (dalam Sukardi, 1987:55) mengungkapkan
bahwa pola perkembangan arah pilihan pekerjaan terutama sangat ditentukan oleh
kesan pertama yaitu pada masa bahwa bayi dan kanak-kanak, berupa kesan atau
perasaan puas atau tidak puas, selanjutnya akan berkembang menjadi suatu
kekuatan yang berupa energi psikis.
Hoppock (Sukardi, 1987:70) menambahkan bahwa pemilihan karir adalah
pekerjaan yang dipilih sesuai dengan kebutuhan atau untuk memenuhi kebutuhan.
Kebutuhan-kebutuhan yang dimaksud disini diantaranya kebutuhn fisik seperti
makanan, pakaian, tempat berteduh, dan sebagainya. Kebutuhan psikologis, di
antaranya kebutuhan disayangi, kebutuhan untuk dihormati dan dihargai orang
lain.
Subscribe to:
Comments (Atom)


