Followers

Monday, December 2, 2019

Pengembangan Karir


Pengembangan karir  (career  development)   meliputi manajemen karir (career  management)     dan perencanaan karir (career  planning). Sebagaimana gambar 2.1 dijelaskan sebagai berikut  



Gambar 2.1. Pengembangan karir organisasional
          Sumber Simamora, Manajemen Sumber Daya Manusia,Edisi 2,cet 3, 2001,h 505

Gambar  2.1  menjelaskan bahwa  pengembangan karir  organisasional merupakan hasil-hasil  yang  muncul  dari interaksi  antara  perencanaan karir individu dengan manajemen karir secara institusional.

            Pengembangan karir  (career  development)  adalah  suatu kondisi  yang menunjukkan  adanya  peningkatan  jenjang  atau  status seseorang  dalam pekerjaannya Hal  –hal  yang mendorong  seseorang memilih pengembangan karir sebagai  wirausaha, dapat  diketahui melalui  penilaian kepribadian khususnya pengalaman dan  latar  belakangnya. Sumitro  (2001  :  272)  Pengalaman,  seperti yang  dapat  dilihat  dari  biografi  seseorang, bermanfaat  untuk  melihat keterampilan, dan kompentensi  untuk  meningkatkan kewirausahaan, pengembangan nilai-nilai kewirausahaan, dan mendorong untuk mencetuskan ide-ide kewirausahaan.

            Pilihan pengembangan karir melalui wirausaha  sebagai  distributor MLM diperlukan  kreatif,  inovatif.  Seorang wirausaha  dituntut  keberanian mengambil resiko,  mendorong  perubahan dalam  pengembangan karirnya.  memberikan beberapa pendapat yakni pertama, dipandang dari segi energi dan dorongan serta daya  fisik  yang  kuat  sehingga  ingin berkarir  sebagai  wirausaha  (  distributor) MLM.  Kedua,  wirausaha  (distributor),  yang  memulai  pada  usia  tua,  tidak memiliki masa karir yang panjang  sebagaimana orang muda, walaupun mungkin lebih cepat berhasil karena faktor pengalaman.

No comments:

Post a Comment