Followers

Sunday, December 8, 2019

Bidang Bimbingan Karir


Bimbingan karir juga merupakan salah satu bidang dalam bimbingan dan konseling yang ada di sekolah. Menurut Winkel (2005: 114) bimbingan karir adalah bimbingan dalam mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja, dalam memilih lapangan kerja atau jabatan /profesi tertentu serta membekali diri supaya siap memangku jabatan itu, dan dalam menyesuaikan diri dengan berbagai tuntutan dari lapanan pekerjaan yang dimasuki. Bimbingan karir juga dapat dipakai sebagai sarana pemenuhan kebutuhan perkembangan peserta didik yang harus dilihat sebagai bagaian integral dari program pendidikan yang diintegrasikan dalam setiap pengalaman belajar bidang studi. Bimbingan karir merupakan aktivitas yang dilakukan konselor diberbagai lingkup dengan tujuan menstimuli dan memfasilitasi perkembangan karir seseorang disepanjang usia bekerjanya.



Aktivitas ini meliputi bantuan dalam perencanaan karir, pengambilan keputusan dan penyesuaian diri. Winkel (2004: 631) menjelaskan pengertian karier yang mencakup seluruh aspek kehidupan seseorang,yang dalam hal ini meliputi tiga aspek yakni (a) peran hidup (life role), misalnya sebagai pekerja, anggota keluarga, anggota masyarakat, (b) lingkungan hidup (life setting) misalnya dalam keluarga, sekolah, lingkungan pekerjaan, (c) peristiwa kehidupan (life event), misalnya saat masuk pekerjaan, perkawinan, pindah tugas, kehilangan pekerjaan,mengundurkan diri dari suatu pekerjaan.Individu mengembangkan peta kognitif pekerjaan berdasarkan dimensi maskulinitas atau feminitas dari pekerjaan, prestise pekerjaan dan bidang pekerjaan. Melalui bimbingan dan konseling karir di sekolah, peserta didik dapat memperoleh layanan informasi karir yang lebih terencana, sistematis, dan terfokus. Dengan demikian peserta didik dapat dipersiapkan dan dibantu untuk merencanakan hari depannya dan lebih termotivasi dalam belajar demi mencapai cita-citanya.

 Hal ini seperti dijelaskan oleh Winkel (2010: 113) bahwa “ragam bimbingan karir berkaitan erat dengan komponen bimbingan penempatan (placement), yang mencakup semua usaha membantu peserta didik merencanakan masa depannya selama masih di sekolah dan setelah tamat, memilih program studi lanjutan sebagai persiapan kelak memegang jabatan tertentu.”

No comments:

Post a Comment